Toyota Kijang Innova

Toyota Kijang Innova adalah sebuah mobil berjenis MPV yang diproduksi oleh Toyota sejak tahun 2004, utamanya dijual dengan tiga baris kursi. Di negara lain, mobil ini hanya disebut Toyota Innova. Kijang Innova pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 sebagai generasi kelima dari keluarga Toyota Kijang. Untuk generasi kedua, mobil ini dikenal sebagai Toyota Innova Crysta di India dan Thailand. Untuk generasi ketiga, mobil ini dikenal di Indonesia sebagai Toyota Kijang Innova Zenix, di India sebagai Toyota Innova HyCross, di Filipina sebagai Toyota Zenix, dan di Vietnam sebagai Innova Cross.

Innova merupakan penerus dari Kijang Super, yang juga dipasarkan dalam beberapa nama yang berbeda, seperti Tamaraw FX/Revo, Unser, Zace dan Condor. Seperti empat generasi Kijang sebelumnya, dua generasi (2004-2022) Innova memakai sasis body-on-frame dan sistem penggerak roda belakang, seperti HiLux dan Fortuner. Ketiganya berada dalam proyek IMV Toyota. Sasis ini dipakai karena kekuatan dan durabilitas-nya yang dapat diandalkan, terutama di Indonesia. Generasi ketiga dari mobil ini memakai sasis Toyota New Global Architecture (TNGA) berjenis GA-C dengan konstruksi unibody dan sistem penggerak roda depan untuk mendukung penggunaan mesin hybrid dan memberikan kenyamanan lebih.

Innova pertama kali diproduksi di Indonesia pada Agustus 2004 dan telah diproduksi di beberapa negara lainnya seperti India, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam. Innova juga dijual di Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Singapura, Thailand, negara-negara di Teluk Arab (GCC), Ekuador, Mesir, Jamaika, dan Argentina.

digabung, setelah sebelumnya Innova generasi pertama pernah menjadi mobil terlaris di Indonesia pada tahun 2005.

Nama “Innova” diambil dari kata dalam bahasa Inggris, yaitu ‘Innovate’ yang artinya berinovasi.

Generasi pertama (2004)

Pada September 2004, Toyota meluncurkan Innova generasi pertama (berkode AN40) di Indonesia. Kehadiran mobil ini menyusul kehadiran Avanza pada tahun 2003 untuk menggantikan Kijang generasi keempat model long-wheelbase. Di Indonesia, mobil ini dipasarkan sebagai Kijang generasi kelima dengan nama Kijang Innova untuk melanjutkan garis keturunan dengan generasi keempat dan mengusung jargon, “Beautiful Revolution“. Mobil ini juga diposisikan lebih atas dari pada sang adik.

Dikembangkan dari tahun 1999 oleh Kaoru Hosokawa, chief engineer dan product planning leader dari Toyota Commercial Vehicle Development Centre. Target produksinya di Indonesia adalah 80,000 unit, termasuk 10,000 unit untuk pasar ekspor.

Kijan Innova 30 mm (1.2 in) lebih panjang dan 100 mm (3.9 in) lebih lebar dengan bentuk yang lebih membulat daripada Kijang generasi keempat model long-wheelbase. Wheelbase-nya sendiri juga 100 mm (3.9 in) lebih panjang. Tidak seperti pendahulunya, Innova dilengkapi dengan sistem keselamatan modern, seperti ABS dan Airbag karena ini didesain sebagai produk berorientasi global. Teknologi lain yang diperkenalkan di Innova adalah throttle-by-wire dan VVT-i. Mobil ini memakai suspensi depan Independent Double Wishbone dengan Pegas Koil dan Stabiliser dan suspensi belakang Multi-link solid-axle dengan lateral rod.

Tergantung pasar dan tipe, Innova tersedia dalam konfigurasi dua baris untuk lima penumpang (contohnya di Taiwan) atau tiga baris dengan opsi bench seats untuk delapan penumpang atau captain seats untuk tujuh penumpang

Mesin

Kijang Innova generasi pertama ditenagai oleh tiga opsi mesin. Untuk model bermesin bensin ditenagai oleh dua opsi mesin: 1TR-FE berkapasitas 2,000cc, 4-segaris, DOHC, 16-katup dengan VVT-i yang bertenaga 100 kW (134 hp; 136 PS) dan 2TR-FE berkapasitas 2,700cc 4-segaris, DOHC, 16-katup dengan VVT-i yang bertenaga 118 kW (158 hp; 160 PS). Untuk model bermesin diesel memakai mesin 2KD-FTV berkapasitas 2,500cc 4-segaris, D-4D direct injection 4-stroke diesel turbocharger common rail tanpa intercooler yang bertenaga 75 kW (101 hp; 102 PS) dengan torsi 200-260 Nm (148-192 lb-ft; 20.4-26.5 kg-m) (tergantung transmisi).

Varian bensin juga tersedia dalam pilihan transmisi manual lima-percepatan atau otomatis empat-percepatan

Update

Facelift pertama untuk Innova generasi pertama diluncurkan di Indonesia pada tanggal 26 Agustus 2008, disusul oleh Filipina pada November 2008 dan India pada tanggal 28 Januari 2009. Facelift ini mencakup desain bumper depan dan belakang, grille depan dan lampu belakang.

2011

Facelift kedua untuk Innova generasi pertama diluncurkan di Indonesia pada tanggal 2011 Perubahan ini mencakup revisi pada kap mesin, fender depan, lampu utama dan lampu belakang, grill depan, dan set roda baru. Interior mendapat ubahan pada lingkar kemudi, desain kenop kontrol AC (kecuali tipe V), dan revisi pada dashboard sisi tengah

2013

Facelift ketiga untuk Innova generasi pertama diluncurkan di Indonesia pada tanggal 19 Agustus 2013. Perubahan ini mencakup revisi bumper dan grill depan (mulai tipe E), serta penambahan fitur, seperti Dual SRS Airbags dan Seatbelt depan dengan pretensioner dan force-limiter untuk semua tipe. Tipe 2.0 Bisnis 5-seater dan 2.0 J 8-seater masih memakai wajah dari Innova facelift kedua

Pasar

India

Di India, Innova diperkenalkan sebagai pengganti dari Qualis pada Februari 2005. Tersedia dalam dua belas varian, dimana tiga diantaranya memakai mesin bensin 2.000cc dengan EFI dan VVT-i. Varian bermesin diesel memakai mesin diesel 2.500cc turbo-diesel. Tersedia dalam empat tipe: E, G, GX, dan VX. Di tahun 2012, TKM merilis varian diatas tipe VX, yaitu “Z”. Toyota memasang target penjualan pertama sebanyak 45,000 unit.

Di tahun 2009, Innova mengalami facelift dengan ubahan kosmetika di eksterior dan mesin diesel baru dengan intercooler. Di tahun 2012, Innova kembali mengalami facelift dengan desain bumper depan, grill, lampu utama, dan set roda baru. Fitur

opsional untuk facelift ini adalah Audio and AC Steering Switch. Di tahun 2015, Innova kembali mendapat update dengan pelek alloy dual-tone berwarna grey gelap, Setir dengan aksen kayu, jok kulit yang telah di desain, dan interior berwarna oak. Di update ini, fitur AC di baris kedua dan ketiga tersedia sebagai standar.

Indonesia

Di Indonesia, Kijang Innova diperkenalkan sebagai pengganti dari Kijang ‘Kapsul’ pada tanggal 1 September 2004. Awalnya tersedia dalam tiga tipe: E, G, dan V, dengan pilihan mesin 2.000cc bensin atau 2.500cc diesel, dipadukan dengan pilihan transmisi manual (semua tipe) atau otomatis (mulai tipe G). Tipe E dan G memakai setir dari Kijang ‘Kapsul’ facelift kedua dan Vios generasi pertama, sedangkan tipe V memakai setir dari Alphard generasi pertama, Land Cruiser (J100 facelift), dan Camry (XV30 facelift).

Pada Januari 2005,

TAM merilis varian teratas dari generasi ini, yaitu 2.7 V, atau orang Indonesia kenal sebagai Kijang Arab. Tipe ini memakai mesin 2.700cc bensin yang dipadukan dengan transmisi otomatis, serta dilengkapi dengan Dual SRS Airbags, ABS, dan captain seats untuk baris kedua.

Pada awal tahun 2007

Kijang Innova mendapat update mesin dengan catalytic converter dan sistem injeksi putaran tertutup. Hasilnya, mobil ini memenuhi standar emisi Euro 2.

Pada Januari 2008

tipe G juga tersedia dalam sub-tipe “G 7-seater” dengan captain seats sebagai opsional.

Pada tanggal 26 Agustus 2008

Kijang Innova mengalami facelift dengan ubahan pada desain grille dan bumper, belakang, serta redesain pelek. Facelift ini memakai skema warna interior grey dan beige. Tipe V dilengkapi dengan Audio Steering Switch dan AC otomatis. Semua varian dilengkapi dengan side-door impact beams. Pada acara Indonesia International Motor Show ke-17 pada Juli 2009, Toyota merilis varian Luxury (tersedia dalam tipe G dan V) sebagai pengganti dari V Xtra.

Pada tanggal 20 Juli 2011

Kijang Innova kembali mengalami facelift yang dikenal sebagai Grand New Kijang Innova. Ubahan ini mencakup redesain kap mesin, fender depan, lampu utama dan lampu belakang, dan grille depan. Tipe E dan G mendapat pelek dari tipe V facelift pertama, sedangkan tipe J mendapat dop pelek.

Tipe Bisnis 5-seater, J 7-seater, dan E mendapat setir tiga-palang yang kemudian dipakai pada Avanza generasi kedua, sedangkan tipe E (untuk ekspor ke beberapa pasar), G, V, dan Luxury mendapat setir empat-palang yang dipakai oleh Camry XV40 dan Corolla Altis E140.

Pada tanggal 19 Agustus 2013

Kijang Innova kembali mengalami facelift yang dikenal sebagai Innova Barong. Ubahan ini mencakup desain grill depan yang lebih besar, redesain bumper depan, dan garnish pintu belakang baru (kecuali tipe J). Di update ini, semua varian dilengkapi dengan Dual SRS Airbags dan Seatbelt depan dengan pretensioner dan force-limiter. Sementara tipe J dan E mendapat setir empat-palang. Pada Agustus 2014, Kijang Innova kembali mendapat update dengan redesain pelek alloy motif dual-tone khusus tipe G, V, dan Luxury (di beberapa pasar ekspor, tipe E juga memakai pelek ini), sedangkan tipe E mendapat pelek dari GNKI tipe V. Tipe Luxury juga mendapat redesain pada body kit belakang

Malaysia

Di Malaysia, Innova diperkenalkan sebagai pengganti dari User pada tanggal 27 Mei 2005. Tersedia dalam dua tipe: 2.0 E dan 2.0 G ,dimana keduanya ditenagai mesin 1TR-FE 2.000cc dengan VVT-i, yang dipadukan dengan transmisi manual lima-percepatan atau otomatis empat-percepatan

Filipina

Di Filipina, Innova diperkenalkan sebagai pengganti dari Tamaraw Revo pada tahun 2005. Dijual dalam empat tipe, yaitu J, E, G, dan V. Tipe E merupakan varian menengah dengan power window, airbag, tapi awalnya hanya tersedia dalam mesin diesel. Mulai tahun 2008, tipe E juga tersedia dalam mesin bensin. Sedangkan tipe G merupakan tipe yang memiliki semua fitur dari tipe E, tapi sudah dilengkapi dengan jok kulit. Tipe V merupakan tipe teratas yang diluncurkan pada Desember 2006 dan hanya tersedia dalam transmisi otomatis. Tipe ini dilengkapi dengan captain seats di baris kedua dan sistem infotainment kelas atas.

Pada tahun 2010, TMP merilis versi upgrade dari tipe E yang disebut “Innova Sport Runner”. Tipe ini hanya tersedia dalam mesin 2.500cc turbo-diesel yang dipadukan dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan. Varian ini berhenti dijual pada awal tahun 2012, dimana Innova mendapat facelift berupa redesain bumper, grille depan, dan lampu belakang.

Pada awal tahun 2014, Innova kembali mengalami facelift dengan desain bumper depan dan garnish pintu bagasi.

Pada Juni 2015, sebagai perayaan dari penjualan Innova yang ke-1 juta, TMP merilis Innova 1 Million edition dengan tambahan Navigasi GPS, spoiler belakang, badge 1 juta, dan warna eksterior Jade Green Metallic.

Innova generasi pertama terjual sekitar 140,000 unit di Filipina

Afrika Selatan

Innova generasi pertama diperkenalkan pada Oktober 2011 dalam bentuk facelift pertama untuk mengisi segmen di antara Avanza dan Verso. Hanya tersedia dalam mesin bensin 2.700cc dengan transmisi manual 5-percepatan, model ini dijual dalam varian 8 penumpang dan 7 penumpang. Karena menurunnya penjualan dan menurunnya permintaan pasar MPV di sana, Toyota memensiunkan Innova tanpa adanya generasi kedua

Taiwan

Di Taiwan, Innova diperkenalkan pada tanggal Juli 2005 sebagai pengganti dari Zace Surf yang tidak sesuai dengan standar emisi yang lebih ketat. Diposisikan sebagai kendaraan rekreasi dan komersial, Innova untuk pasar Taiwan hanya dijual dalam varian dua baris untuk lima penumpang. Awalnya Innova memakai mesin bensin 2.700cc dengan empat pilihan tipe: J, E, G, dan Z. Ditargetkan terjual 900 unit per bulan. Pada November 2011, mesin bensin 2.700cc diganti dengan mesin bensin 2.00cc dengan penurunan harga dan target penjualan 700 unit per bulan. Tanpa facelift, Innova mendapat interior berwarna hitam (sebelumnya berwarna grey-beige). Produksi tanpa ubahan signifikan ini dihentikan pada tahun 2016, dimana model itu dipensiunkan tanpa penerus langsung.

Vietnam

Innova diperkenalkan di Vietnam pada Januari 2006. Di tahun pertamanya, Innova terjual 9,934 unit dengan kontribusi sebesar 23 persen dari keseluruhan pasar mobil, yang merupakan sebuah rekor untuk negara tersebut.

Generasi kedua

Innova generasi kedua, berkode AN140 diluncurkan di Indonesia pada tanggal 23 November 2015. Perkenalannya sendiri menyusul kendaraan lainnya dari keluarga IMV, seperti HiLux dan Fortuner yang generasi terbarunya diluncurkan pada Mei dan Juli di tahun yang sama. Innova generasi kedua memiliki platform yang disempurnakan dan mesin diesel baru, dimana pengembangannya dipimpin oleh Hiroki Nakajima, Executive Chief Engineer dari Toyota. Menurutnya, Generasi kedua ini menargetkan diri sebagai “Crossover MPV”, dalam hal ini mengkombinasikan ciri khas MPV dan ciri khas SUV.

Model ini 150mm (5.9 in) lebih panjang, 55mm (2.2 in), 35mm (1.4 in) lebih tinggi, dan sekitar 210-290 kg (460-640 lb) lebih berat, tapi wheelbase masih sama seperti generasi sebelumnya. Interiornya sendiri memiliki ruang kepala yang lebih besar untuk penumpang dan jarak duduk yang 19 mm (0.7 in) lebih jauh. Dilaporkan oleh pak Nandi Julianto, Direktur Teknik Produksi dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bahwa hanya 5 persen dari komponen yang diambil dari generasi sebelumnya, yang sebenarnya adalah beberapa baut dan obeng. Walaupun wheelbase-nya sama dengan generasi sebelumnya, Innova memakai platform body-on-frame yang telah disempurnakan dengan side rail yang lebih tebal untuk kekuatan dan rigiditas struktural yang lebih baik.

Innova

generasi ini tetap memakai suspensi depan Independent Double Wishbone dengan Pegas Koil dan Stabiliser dan suspensi belakang Multi-link solid-axle dengan lateral rod. Tipe-tipe bawah memakai pelek 16-inci model kaleng atau alloy, sedangkan tipe-tipe atas memakai pelek 17-inci model alloy. Model ini juga tersedia dengan fitur tujuh airbag, ESC, dan HSA sebagai opsional.

Innova generasi kedua diproduksi secara utuh di India dan Indonesia, serta dirakit secara CKD di Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Innova generasi kedua ditenagai oleh empat opsi mesin. Untuk model bermesin bensin ditenagai oleh dua opsi mesin yang diambil dari generasi sebelumnya: 1TR-FE berkapasitas 2,000cc 4-segaris, DOHC, 16-katup dengan Dual VVT-i yang bertenaga 102 kW (137 hp; 139 PS) dan 2TR-FE berkapasitas 2,700cc 4-segaris, DOHC, 16-katup dengan Dual VVT-i yang bertenaga 121 kW (162 hp; 164 PS). Untuk model bermesin diesel memakai mesin baru: 2GD-FTV berkapasitas 2,400cc 4-segaris, D4D CRDi dengan VN Turbo dan intercooler yang bertenaga 110 kW (150 hp; 152 PS) dengan torsi 343-360 Nm (253-266 lb-ft; 35-36.7 kgm) (tergantung transmisi). Semua varian mesin tersedia dalam pilihan transmisi manual lima-percepatan atau otomatis enam-percepatan

Penghargaan

Generasi ketiga Innova meraih berbagai penghargaan sebagai berikut:

  • Car of the Year (Otomotif Awards 2023 & GridOto Awards 2023)
  • Forwot Cars of the Year 2023 (Kategori Mobil Hybrid)
  • Best Carvaganza Editors Choice (CEC) Awards 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *